WHO Tidak Menjamin Euro 2020 Terbebas Dari Virus Corona


Organisasi kesehatan dunia (WHO) kini tidak bisa memberikan jaminan kepada UEFA bahwa pandemi virus corona ini akan terkendali pada juni 2020. UEFA memiliki agenda melaksanakan perhelatan besar turnamen yang bergengsi antarnegara Eropa.

Penyataan dari WHO bisa menentukan UEFA soal nasib Euro 2020. perasaan saat ini adalah menunda Euro 2020 merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Terlepas dari semua masalah infrastruktur yang memerlukan masih ada resiko penyebaran virus jadi tidak mungkin menghelat Euro.

Ada opsi untuk menunda Euro 2020 menjadi pada musim panas 2021. Kini rencana penundaan ini bisa mengubah kalender turnamen yang sudah dibuat FIFA, seperti piala dunia antarklub 2021 yang akan berlangsung 17 juni hingga 4 juli 2021.

Hal ini cukup memungkinkan karena piala dunia 2020 di Qatar baru akan berlangsung pada 21 november hingga 18 desember 2022. EUFA terus berkomunikasi dengan WHO dan semua federasi di Eropa yang telah meneruskan saran dari pemerintah masing-masing, semua faktor itu menunjukan bahwa tidak mungkin menggelar seperti jadwal semula.

Baca Juga: Karna lockdown, jalanan sepi malah jadi arena balap liar

Tekanan banyak diterima oleh UEFA sebagai pusat sepak bola Eropa mengingat wabah ini sudah  cukup serius dan membuat kompetisi domestik diberhentikan untuk sementara. Pernyataan dari WHO bisa menentukan keputusan UEFA soal nasib Euro 2020.

FIFA sebegai induk sepak bola dunia merencanakan format baru Piala dunia antarklub dengan 24 kontestan pada musim panas 2021 mendatang.

Jika dipindahkan, jadwal kompetisi akan super padat dan tidak menutup kemungkinan akan ada gelombang yang lebih besar. Akan tetapi, memundurkan kompetisi antarnegara Eropa ini akan mendapat halangan berat dari FIFA.

Dan kini EUFA telah menyatakan bahwa tak perlu mengubah jadwal dari turnamen yang berlangsung satu bulan itu yang di mulai dari 12 juni nanti diroma, Italia. Namun, mereka akan terus memonitur situasi yang berkembang dampak dari wabah virus corona.

Sekarang adalah kesehatan jauh lebih penting dari pada nonton pertandingan sepak bola. Karena kesehatan melebihi segalanya dan itu lah kenapa kami mengamati situasi dan berharap itu (virus corona) bisa mereda ketimbang bertambah.

Postingan populer dari blog ini

FIFA Merekomendasikan Seluruh Laga Internasional Di Tunda

Karna lockdown, jalanan sepi malah jadi arena balap liar

Pulau Pasir Yang Luar Biasa Di Raja Ampat